Creative Learning

Belajar Kreatif ~ Kreatif Belajar

Wednesday, May 31, 2017

Menghias Rumah dan Sekolah dengan Dekorasi Ramadhan

16 comments
Di tulisan sebelumnya, salah satu proyek yang bisa dilakukan bersama anak di bulan Ramadhan adalah membuat hiasan dinding atau dekorasi Ramadhan. Dekorasi ini berguna mempercantik ruangan, bisa saja ruangan kelas, ruang tamu di rumah, atau dinding kamar tidur.

Baca juga : 5 Proyek Kreatif Selama Ramadhan


Bahan-bahan yang dipergunakan dalam pembuatan dekorasi Ramadhan ini sangat mudah di dapat. Bahkan kita juga bisa menggunakan barang bekas. Contohnya hiasan dinding 'Ramadan Mubarak' di atas, bisa kita buat dari kardus bekas. Agar huruf-huruf memiliki ukuran yang sama, kita bisa memanfaatkan font yang dicetak dari komputer kemudian dijiplak di kertas kado yang berwarna senada dengan warna kardus.


Bagaimana Kegiatan ini Membangun Kecerdasan Jamak Anak?

Proyek kreatif membuat dekorasi Ramadhan ini sangat cocok dijadikan kegiatan pengisi libur Ramadhan di rumah bersama ananda tercinta. Daripada waktu terbuang sia-sia dengan tidur-tiduran saja atau hanya bermain game di gawai, mengerjakan proyek kreatif seperti ini memiliki banyak manfaat. Selain hasilnya memberikan kepuasan serta dapat mempercantik ruangan, kegiatan ini dapat membangun kecerdasan anak yang majemuk.


Yang pertama adalah Kecerdasan Kinestetik. Kegiatan menggunting kertas, huruf, kemudian melubangi kertas dan memasukkan tali atau benang membutuhkan koordinasi mata-tangan yang akurat. Melalui kegiatan ini kita bisa melihat tahapan menggunting anak. Sejauh mana kekuatannya dalam memegang gunting atau cutter sekaligus memperkuatnya yang tentu bermanfaat untuk hidupnya di masa mendatang.

Kegiatan ini juga membangun membangun kecerdasan lainnya. Kecerdasan Visual-Spasial misalnya. Orang tua atau guru dapat mengajak anak memasang dekorasi yang sudah di buat dengan memperhatikan ruangan hingga memilih dinding. Pada dasarnya kegiatan menghias adalah kegiatan yang membangun kecerdasan visual-spasial anak.


Untuk membangun Kecerdasan Bahasa anak, orang tua dan guru bisa mengajak anak membaca berbagai buku bacaan tentang berpuasa sebelum mulai membuat hiasan. Ajak juga anak menentukan sendiri kalimat tema yang akan dibuat menjadi hiasan. Di akhir kegiatan, anak dapat menceritakan kembali kegiatan proyeknya kepada orang tua atau mempresentasikan hasil kerjanya kepada ayah, teman, atau guru lainnya. Nah kegiatan mempresentasikan atau menceritakan kembali pengalaman kerja proyeknya ini juga dapat membangun Kecerdasan Intrapersonal anak.

Kecerdasan Logis-Matematik juga bisa dibangun melalui kegiatan ini bergantung tingkat usia anak. Anak-anak usia TK atau kelas rendah bisa diajak untuk menghitung jumlah huruf dalam setiap kata kemudian membandingkan jumlahnya juga menjumlahkannya. Sedangkan anak-anak usia SD kelas tinggi bisa diajak mengukur hingga memprediksi jumlah kebutuhan bahan yang dibutuhkan (berapa banyak kertas, seberapa banyak lem). 

Saat mengerjakan proyek, hikmah berpuasa dan alasan berpuasa bisa kita ceritakan kepada anak. Sehingga harapannya anak memahami Puasa sebagai kewajiban langsung dari Tuhan untuk mereka yang beriman. Kesadaran tentang Tuhan ini juga mengarah pada terbangunnya Kecerdasan Spiritual.

Ternyata, 1 kegiatan bisa membangun banyak kecerdasan. Menurut Howard Gardner, pakar Multiple intelligent kecerdasan yang dibangun seimbang akan membantu anak hidup lebih sukses di masa mendatang.

Selamat mencoba....
Selamat menjadi orang tua/guru bermutu 😊😉




Saturday, May 27, 2017

5 Proyek Kreatif Selama Ramadhan

12 comments
Bulan Ramadhan, seluruh umat muslim di dunia menunaikan ibadah puasa. Menahan diri dari lapar dan haus serta hawa nafsu bukan hal mudah. Apalagi untuk anak-anak di sekolah maupun di rumah. Sehingga kadang-kadang banyak sekolah yang meliburkan siswanya selama bulan Ramadhan. Aktivitas anak di rumah pun tidak jauh-jauh dari gawai.

Padahal di zamannya dulu, Rasulullah Saw malah berperang di bulan Ramadhan. Sudah tahu bukan, kalau perang Badar dimana pasukan muslimin menang melawan kafir Quraisy meskipun  jumlah pasukan muslimin kalah jauh dibandingkan pasukan kafir.

Oleh karena itu, rasa-rasanya sangat disayangkan sekali jika di Bulan Ramadhan kegiatan anak hanya diisi dengan main game atau tidur-tiduran. Akan lebih produktif jika membuat karya tertentu yang bermanfaat tidak hanya untuk fisik anak namun juga kognitifnya.

Berikut ini adalah 5 Proyek Kreatif yang bisa dilakukan oleh orang tua atau guru bersama anak di rumah dan sekolah.

1. Hiasan Dinding Ramadhan


Hiasan dinding ini sangat mudah dibuat. Kita hanya membutuhkan kertas HVS, Spidol, Glitter, Tali, atau kabel dan lampu jika dibutuhkan. Guntinglah kertas HVS sesuai dengan bentuk yang dikehendaki, kemudian tulislah huruf-huruf sesuai dengan tema Ramadhan di rumah atau di sekolah. Usahakan tema Ramadhan adalah apa yang ingin dicapai selama Ramadhan. Misalnya tema KuCinta Ramadhan dengan tujuan agar semakin mencintai bulan penuh berkah ini.

Tambahkan glitter untuk mempercantik. Rangkailah huruf-huruf tadi pada tali atau kabel. Pasangkan lampu di antara setiap huruf. Gantungkan di dinding kelas atau ruang keluarga.

2. Kreasi Masjid dari Paper Bag


 Punya paper-bag bekas? Manfaatkan sebagai bahan kreasi anak. Kreasi masjid dari bahan paper-bag ini sangat mudah dibuat. Bahan tambahan lainnya hanya lem dan aneka kertas asturo (atau bisa diganti dengan kertas origami).

Guntinglah kertas asturo menjadi bentuk kubah, menara, pintu, bintang, dan bulan. Tempelkan hasil guntingan tadi ke paper-bag. Tempatkan dipojok kelas atau ruang tamu sebagai hiasan. Untuk mempercantik, kita bisa menempelkan bentuk bulan dan bintang di dinding.

Kreasi paper-bag ini juga bisa dimanfaatkan sebagai kantong infaq untuk melatih anak menyisihkan uang jajannya di bulan puasa agar di akhir puasa nanti bisa diberikan kepada yang berhak.

3. Kreasi Masjid Sedotan


Kreasi masjid tidak hanya bisa dibuat dengan bahan dasar paper-bag. Sedotan warna-warni juga bisa dibuatkan menjadi masjid. Kita hanya membutuhkan kertas kado atau kertas origami, kertas HVS sebagai dasar, dan krayon. Mulailah berkreasi semenarik mungkin. Tak hanya masjid, bangunan-bangunan lain pun bisa dibuat dengan menyusun sedotan warna-warni ini.

4. Mosaik Ka'bah


Mozaik sangat membantu anak terutama dalam membangun kecerdasan kinestetik, logic-mathematic, dan visual-spacial. Kegiatan melatih motorik halus ini hanya membutuhkan potongan-potongan kertas buffalo yang kemudian dirangkai menjadi bentuk Ka'bah atau masjid.

5. Kartu Lebaran Pop-Up


Ramadhan tentu akan berakhir dengan hari kemenangan, yakni hari raya Idul Fitri. Kebiasaan masyarakat Indonesia mengirim kartu lebaran memang semakin menghilang sejak era smartphone. Namun di Ramadhan ini, kita bisa mengenalkan kembali kepada anak dengan kartu lebaran. Bahan yang diperlukan hanya kertas karton atau kertas Buffalo, gambar yang bisa digunting, atau glitter. 

Semakin besar usia anak, guru atau orang tua dapat menyesuaikan tingkat kesulitan membuat kartu lebaran pop-up ini.

Demikian tadi 5 kegiatan kreatif selama bulan Ramadhan yang bisa dilakukan oleh orang tua atau guru bersama anak. Jadikan bulan Ramadhan sebagai bulan yang produktif karena setiap kebaikan yang kita lakukan di bulan ini bernilai ibadah yang berlipat ganda pahalanya.

Di kesempatan berikutnya kita akan membahas satu persatu bagaimana kegiatan di bulan Ramadhan tersebut bisa membangun kecerdasan anak yang majemuk.